JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI PETANI BUAH
Karya tulis ilmiah disusun oleh :
1. Arifia Sekar Seroja
2. Mia Yuliana Pratiwi
3. Nurul Angraeni
R-SMA-BI NEGERI 2 CIBINONG
Jalan Karedenan No.5 Telp.(0251)8654347 Cibinong 16913
JAWA BARAT
http://www.sman2-cbinong.sch.d email : info@sman2-cibinong.sch.id
JAMBU KRISTAL (Psidium guajava L.) SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI PETANI BUAH
Indonesia merupakan negara kepulauan yang dilalui oleh garis khatulistiwa sehingga mempunyai lahan yang subur dan kaya akan zat hara. Lahan di Nusantara pun cocok ditanam dengan berbagai macam tanaman. Tak heran negara kita terkenal sebagai negara agraris yang sebagian besar pertumbuhan ekonominya dihasilkan oleh sektor pertanian.
Sektor pertanian ini pun memiliki banyak potensi yang dapat digali oleh para petani maupun pengusaha. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, teknologi yang digunakan dalam pertanian semakin lama semakin meningkat, sehingga dapat menghasilkan produk-produk pertanian yang unggul, bermutu tinggi, dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi pula. Salah satu negara yang mengembangkan teknologi pertanian tinggi adalah negara Taiwan. Negara ini telah mengembangkan teknologi mutakhir yang dapat menghasilkan buah-buahan berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi seperti jambu kristal (Psidium guajava L.). Maka dari itu, Indonesia pun bekerja sama dengan Taiwan untuk menghasilkan produk-produk yang unggul dan bermutu tinggi, salah satunya dalam hal budidaya jambu kristal.
Untuk mengembangkan budidaya jambu kristal tidaklah sulit, mengingat negara Indonesia mempunyai lahan subur yang sangat memudahkan jambu kristal untuk dijadikan produk-produk yang unggul dan berkualitas. Dengan mengembangkan jambu kristal, kita akan membuat Indonesia menjadi lebih baik lagi dalam sektor pertanian maupun sektor ekonomi karena kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat Indonesia. Mengingat negara Indonesia memiliki angka pengangguran yang sangat tinggi, kita dapat memberikan kontribusi untuk mengatasi tingginya angka pengangguran dengan cara menghasilkan lapangan pekerjaan baru. Di antaranya dengan cara mengembangkan budidaya jambu kristal yang sangat menggiurkan dalam dunia bisnis, karena menghasilkan keuntungan yang sangat besar serta merawatnya pun tidaklah sulit.
Bagi orang awam yang belum mengenal dunia pertanian lebih jauh, keberadaan jambu kristal tentu masih asing di telinga mereka. Tapi itulah tantangan bagi para pencinta pertanian untuk dapat mensosialisasikan keberadaan jambu kristal di dalam masyarakat umum, agar jambu kristal dapat dikenal dan dikembangkan secara meluas oleh masyarakat umum. Seperti yang kami telah utarakan di atas bahwa dengan membudidayakan jambu Kristal kita akan membuat Indonesia menjadi lebih baik lagi dalam sektor pertanian maupun sektor ekonomi karena kita dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Indonesia dan dapat mengurangi angka penggangguran serta mengembangkan budidaya jambu Kristal yang sangat mengiurkan karena menghasilkan keuntungan yang sangat besar serta merawatnya pun tidaklah sulit. Itu benar adanya, karena membudidayakan jambu Kristal berbeda dengan membudidayakan jambu-jambu lainnya. Keuntungan yang diperolehpun tak sama, jauh lebih untung jika kita membudidayakan jambu Kristal dibandingkan jambu-jambu lainnya.
Membudidayakan Jambu Kristal
Budidaya jambu kristal (Psidium guajava L. ) adalah suatu bentuk inovasi baru untuk mengembangkan salah satu jambu yang hanya memiliki biji sedikit. Jangan sampai keberadaannya punah seperti jambu tanpa biji lainnya.
Berdasarkan pengamatan kami di lahan kebun jambu dan sayuran organik di Dramaga - Bogor (Minggu, 31 Juli 2011), menunjukkan bahwa budidaya jambu kristal jauh lebih mudah jika dibanding dengan tanaman budidaya lainnya.
a.Penanaman bibit
Penanaman bibit diperoleh dari hasil cangkok, sambung pucuk, atau okulasi. Dimulai dengan menyiapkan lubang tanam terlebih dahulu, dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 50 cm. Biarkan lubang tanam selama seminggu agar memperoleh cukup sinar matahari dan oksigen. Setelah seminggu lubang diisi media campuran tanah permukaan (top soil) dengan beragam pupuk dan pembenah tanah seperti pupuk kandang (10 kg), Urea (100 g), TSP (100 g), KCL 9100 g), dan kapur dolomit (100 g) yang diaduk secara merata. Pemupukan berikutnya dilakukan 2 bulan sekali dengan dosis setara. Gulma yang dapat menjadi pesaing tanaman dalam memperoleh hara dapat diatasi dengan penyemprotan herbisida. Dalam setahun dapat dilakukan penyemprotan herbisida sistemik sebanyak 6 kali dan 2 kali herbisida kontak.
b.Teknik merangsang pembuahan
Gambar 3.1
1.Untuk merangsang pembuahan, yang pertama kali harus dilakukan adalah membentuk tajuk dengan melakukan pemangkasan berat. Caranya, tanaman hanya disisakan 5 cabang utama, dan setiap cabang panjangnya tak boleh lebih dari 1,5 m. Agar tajuk tetap pendek lakukan pemangkasan berat ini setahun sekali,
.
Gambar 3.2
2.Selanjutnya, lakukan pemangkasan ringan yang dilakukan tiap 3 minggu sekali di lokasi buah yang diinginkan. Cukup sisakan 2 pasang daun dari pangkal,
.
Gambar 3.3
3.Dari ketiak daun yang dipangkas nantinya akan muncul tunas baru yang membawa bunga,
Gambar 3.4
4.Seminggu kemudian bunga berubah menjadi bakal buah,
Gambar 3.5
5.Saat buah berumur 1,5 bulan--kira-kira seukuran bola pingpong--pilih buah yang berkualitas terbaik, lalu bungkus dengan kantong plastik, 4 bulan pasca munculnya bunga atau 2,5 bulan sejak dibungkus buah dapat dipanen.
Perawatan selanjutnya hanya dengan penyiraman yang rutin serta perawatan yang intensif akan membuat jambu Kristal berbuah lebih subur dan cepat. Yang terpenting lakukan pengawasan dari serangan hama. Apabila bagian dari pohon jambu terserang hama,jangan khawatir akan menyebar pada seluruh bagian tumbuhan. Lakukan saja pemangkasan, maka pohon jambu akan kembali segar dan sehat.
Keunggulan Membudidayakan Jambu Kristal
Perbandingan jambu biji biasa dengan jambu kristal
JAMBU BIJI BIASA JAMBU KRISTAL
Tanaman berbuah sepanjang tahun terus menerus, Tanaman berbuah sepanjang tahun terus menerus,
Produksi buah dalam sekali berbuah menghasilkan 10- 20 buah. Produksi berbuah dalam sekali berbuah menghasilkan 15-30 buah, dalam usia 2 tahun /tanaman bisa menghasilkan 70-80 kg selama 6 bulan,
Bobot rata-rata buah untuk dapat dipanen dengan hasil memuaskan 500 – 1000 gr, Bobot rata-rata buah 500 gr- 900gr,
Bentuk simetris sempurna Bentuk buah simetris sempurna,
Kulit hijau mulus, semakin matang hijau keputih-putihan. Kulit hijau mulus yang dilapisi lilin yang cukup tebal,
Warna daging putih dengan tekstur empuk jika sudah matang tetapi cukup keras jika benar-benar belum matang meskipun ukurannya sudar besar. Warna daging buah putih dengan tekstur renyah saat hampir matang dan empuk saat di puncak kematangan.
Pada jambu biji berukuran kecil atau sedang jumlah biji cukup banyak. Semakin besar ukuran jambu semakin sedikit jumlah biji. Jumlah biji sangat sedikit atau bahkan tidak ada, tidak dipengaruhi oleh ukuran buah.
Rasa tidak manis jika tidak dalam kondisi benar-benar matang,tapi manis jika kondisi matang Rasa manis baik dalam kondisi belum matang ataupun kondisi benar-benar matang
(sumber : jambu biji berdasarkan pengamatan dari buah jambu yang berada di tempat tinggal kami dan jambu Kristal berdasarkan wawancara dan pengamatan di kebun jambu Kristal Dramaga)
Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa keunggulan jambu kristal lebih banyak dibandingkan dengan jambu biji biasa. Kedua jambu di atas memang sama-sama berbuah sebanjang tahun terus-menerus, tapi jambu kristal lebih berpotensi panen banyak dan berbuah banyak dibandingkan dengan jambu biji biasa. Inilah salah satu keunggulan mengapa jambu kristal sangat baik dalam bidang pertanian dan menguntungkan apabila dilihat dari segi ekonominya. Jambu kristal mampu berbuah terus menerus tanpa mengenal musim dan jambu kristal ini dapat berbuah sepanjang tahun. Coba kita bandingkan dengan tanaman-tanaman budidaya lainnya seperti mangga, rambutan dan lainnya. Untuk panennya kita membutuhkan waktu yang cukup lama. Berbeda dengan jambu kristal yang setiap saat dapat berbuah, tidak tergantung dengan musim.
Dilihat dari segi ekonominya, maka budidaya jambu kristal jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan tanaman budidaya lainnya. Misalkan kita bandingan jambu kristal dengan padi. Padi hanya dapat ditanam pada musim penghujan, jadi keuntungan yang didapat juga sepenuhnya dalam satu tahun. Apabila dalam masa penghujan bisa panen sampai dua kali maka biaya produksi yang akan dikeluarkan sebanyak dua kali juga, mulai dari pembajakan sampai ke tahap akhir. Itu pun masih ada hasil panen yang gagal. Sedangkan jambu kristal hanya membutuhkan satu kali penanaman dan akan terus berbuah serta tak akan pernah mati kecuali ditebang. Sehingga dalam proses penanaman yang hanya satu kali dilakukan dapat menghasilkan buah sepanjang tahun secara terus menerus. Maka, keuntungan yang diperoleh pun terus menerus pula.
Jika dipikirkan lebih jauh mengapa jambu kristal dibandingkan dengan padi, itu karena padi memang sangat banyak diminati oleh sebagian para pecinta pertanian dan perkebunan. Tapi bukan berarti para petani padi harus berpindah profesi dari padi ke jambu kristal. Di sini jambu kristal menawarkan peluang yang lebih besar. Untuk menunggu produksi padi yang mengenal musim alangkah lebih baiknya memanfaatkan waktu yang tersedia untuk ikut serta dalam membudidayakan jambu kristal.
Produksi buah jambu kristal dalam sekali berbuah menghasilkan 15-30 buah, sedangkan dalam usia tanam 2 tahun per tanaman bisa menghasilkan 70 – 80kg selama 6 bulan. Bisa dibayangkan keuntungan dari hasil budidaya jambu kristal begitu luar biasa bila dibandingkan dengan tanaman buah yang lain. Berdasarkan informasi yang diperoleh, jambu kristal banyak diminati meskipun harganya cukup tinggi. Hal ini sangat menguntungkan bagi para pedagang buah.
Bobot rata-rata buah jambu biji kristal adalah 500 gram, bahkan ada yang mencapai 900 gram. Dari bobotnya saja tidak perlu dikhawatirkan bahwa jambu kristal bukan tanaman buah yang kerdil, tapi buah yang dapat tumbuh dengan besar dan menggiurkan para pecintanya. Selain itu bentuknya yang simetris sempurna juga dapat menarik para pecinta buah.
Bicara tentang kulit jambu kristal yang hijau mulus serta dilapisi lilin yang cukup tebal, menarik kita untuk mengetahui lebih jauh tentang manfaat dari setiap bagian yang ada pada jambu Kristal. Lapisan lilin ini berdasarkan hasil wawancara yang telah kami lakukan sangat berguna bagi jambu kristal. Lapisan lilin ini melindungi jambu kristal dari hama, karena kulit jambu kristal menjadi sulit ditembus hama. Sedangkan pada jambu biji biasa, hama sangat mudah untuk menyerang jambu hingga kebiji-bijinya.
Pada umumnya hama yang menyerang jambu kristal adalah hama putih dan semut. Tentulah itu bukan hama yang begitu berbahaya bagi jambu kristal itu sendiri. Justru keberadaan semut membuktikan bahwa jambu kristal sangatlah manis. Tidak hanya rasanya yang manis, seperti yang dicantumkan dalam tabel, daging buah jambu kristal warnanya putih dengan tektur yang renyah dan empuk. Pastilah semua telah mengetahui salak pondoh, baik saat masih muda maupun saat salak sudah benar-benar matang rasanya tetaplah sangat manis. Begitu juga dengan jambu kristal saat masih muda dipanen, jangan khawatir dengan rasanya,sudah tentu rasanya amat manis.
Satu hal lagi yang terpenting dari jambu kristal,inilah hal utama mengapa jambu biji lainnya kalah saing dengan jambu kristal. Meskipun jambu kristal termasuk jambu biji ,tapi jumlah biji yang dihasilkan hanya sedikit sekali,bahkan memungkinkan jambu kristal tidak memiliki biji. Tidak hanya itu, berdasarkan wawancara kami, jambu kristal merupkan sumber vitamin C. Berarti tidak perlu ada yang difikirkan lagi untuk membudidayakan jambu Kristal yang memiliki banyak keunggulan
Potensi Ekonomi Jambu Kristal
Berdasarkan pengamatan di kebun jambu dan sayuran organik Dramaga-Bogor, yang memiliki lahan cukup luas untuk menanam jambu kristal yang setiap panennya mampu menghasilkan kurang lebih 6 ton dengan harga minimum yang dijual 15000/kg. Maka dari itu untuk satu ton saja dapat menghasilkan 15 juta. Ini terjadi dalam waktu satu kali panen. Sementara jambu kristal tidak memiliki masa panen tertentu sehingga hal ini dapat terjadi sepanjang tahun. Bayangkan berapa keuntungan yang didapat dari hasil produksi jambu kristal.
Keuntungan yang diperoleh tidak hanya bagi para petani jambu Kristal,tapi bagi para pedagang buah. Misalnya seperti jambu Kristal yang kami beli dengan harga Rp. 30.000 di pertokoan buah. Ternyata harga tersebut bisa menjadi dua kali lipatnya dari harga yang ditentukan oleh petani jambu Kristal. Maka keuntungngan yang diperoleh luar biasa besar. Maka dari itu, jambu kristal menawarkan peluang usaha yang begitu besar di dalam dunia pertanian. Apalagi untuk saat ini produksi jambu kristal masih sangat kurang diminati oleh para produsen buah. Padahal permintaan konsumen untuk jambu kristal cukuplah banyak dibanding dengan jambu biji lainnya.
Dengan harga jual yang tinggi dan peluang di pasaran yang masih terbuka lebar, pembudidayaan jambu kristal ini dapat dijadikan sebagai mata pencaharian utama oleh produsen-produsen buah. Bidang ini dapat menjadi mata pencaharian yang menjanjikan omset besar yang tak kalah bahkan lebih menguntungkan dibandingkan dengan usaha pembudidayaan tanaman lainnya.
Usaha pembudidayaan jambu kristal ini juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, karena dapat dilakukan oleh orang awam sekalipun, sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia umumnya, dan di daerah khususnya.
Ditinjau dari lingkup yang lebih luas, apabila budidaya jambu kristal dikembangkan secara meluas di seluruh Indonesia, tidak menutup kemungkinan bahwa jambu kristal dapat menjadi buah yang dikenal dan menjadi buah khas Indonesia. Secara tak langsung kita juga dapat mengurangi impor buah-buahan, khususnya buah berukuran besar dari negara asing. Bahkan negara kita dapat menjadi eksportir buah jambu kristal bermutu tinggi ke negara-negara lainnya, yang pada akhirnya juga dapat meningkatkan devisa negara.
Dengan sejumlah potensi ekonomi yang dimiliki oleh jambu kristal tersebut, tentu tidak berlebihan bila kita dapat menyebut jambu kristal sebagai penggerak ekonomi petani buah yang menjadi andalan mata pencaharian petani di daerah dengan keuntungan menjanjikan.
Gambar pengamatan dilahan Kecamatan Darmaga, perkebunan Desa Babakan dan perusahaan icdf desa cikarawang Taiwan international cooperation and development fund pada tanggal 31 juli 2011
Gambar.1 Gambar.2
Gambar.3 Gambar.4
Gambar.5 Gambar.6
Gambar.7 Gambar.8