Pedoman Penulisan Jurnal Manajemen Hutan Tropika

Pedoman Penulisan Jurnal Manajemen Hutan Tropika merupakan berkala ilmiah yang menyajikan artikel ilmiah dan pemikiran konseptual pada bidang ilmu manajemen hutan tropika yang meliputi aspek perencanaan, kebijakan kehutanan, pemanfaatan sumber daya hutan, silvikultur, dan manajemen ekosistem kawasan. Jurnal Manajemen Hutan Tropika menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah), catatan penelitian, dan pemikiran konseptual. Bahasa yang digunakan dalam naskah adalah bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah hasil penelitian maksimum dibuat sebanyak 15 halaman (suntingan akhir) termasuk ilustrasi naskah (gambar dan tabel). Naskah catatan penelitian maksimum dibuat sebanyak 5 halaman (suntingan akhir). Naskah pemikiran konseptual maksimum dibuat sebanyak 10 halaman (suntingan akhir). Naskah yang disetujui untuk dimuat dan diterbitkan akan dibebani kontribusi biaya sebesar Rp400.000 (empat ratus ribu rupiah) per empat halaman pertama, selebihnya ditambah Rp50.000 (lima puluh ribu rupiah) per halaman. Biaya cetak untuk halaman berwarna sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Pengiriman Naskah Naskah dikirimkan dalam bentuk naskah tercetak dan/ atau naskah lunak. Naskah tercetak dibuat 3 rangkap. Naskah lunak (terdiri dari badan utama naskah dan ilustrasi) diketik menggunakan program Microsoft Word, Excel, atau program pengolah kata lainnya dan dikirimkan melalui fasilitas e-mail atau dalam bentuk CD- ROM. Naskah diketik 2 spasi pada kertas ukuran A4, menggunakan pias 2 cm, dan tipe huruf Times New Ro- man berukuran 12 point. Setiap halaman naskah diberi nomor halaman secara berurutan. Ilustrasi naskah berupa gambar dan/atau tabel dikelompokkan pada halaman terpisah di bagian akhir naskah dan ditunjukkan dengan jelas posisi ilustrasi tersebut dalam badan utama naskah. Setiap naskah yang dikirimkan secara langsung, melalui pos surat, dan melalui fasilitas e-mail harus disertai alamat korespondensi lengkap dengan nomor telepon dan kode pos. Naskah dapat dikirimkan langsung kepada: Editor Jurnal Manajemen Hutan Tropika Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan IPB Jalan Lingkar Akademik Kampus IPB Dramaga Kotak Pos 168 Bogor 16680 Telp. +62-251-8621244 Faks. +62-251-8621244 E-mail: jmhtjournal@ipb.ac.id jmhtjournal@yahoo.com Format Naskah Naskah hasil penelitian disusun dengan urutan sebagai berikut: 1. Judul Menggambarkan isi pokok tulisan secara ringkas dan jelas (maksimum 15 kata untuk judul berbahasa In- donesia dan 11 kata untuk judul berbahasa Inggris), ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris untuk naskah dalam bahasa Indonesia, dan ditulis dalam bahasa Inggris untuk naskah dalam bahasa Inggris. 2. Nama lengkap penulis Ditulis lengkap (tidak disingkat) dan tanpa gelar. 3. Alamat lengkap penulis Ditulis lengkap nama instansi asal penulis dan alamat surat instansi dilengkapai nomor telepon dan faksimili serta alamat e-mail untuk korespondensi. 4. Abstrak Berisi inti naskah yang memuat tujuan, hasil, dan kesimpulan yang diperoleh dari penelitian yang telah dikerjakan. Maksimum sebanyak 200 kata dan ditulis dalam bahasa Inggris untuk naskah berbahasa In- donesia maupun naskah berbahasa Inggris, serta dicantumkan kata kunci (keywords) pada bagian akhir abstrak (maksimum 5 kata kunci). Kata kunci dibuat spesifik dan mencirikan naskah sehingga memudahkan dalam proses penelusuran naskah. 5. Pendahuluan Berisi tentang teori, hasil penelitian dan atau berita- berita terkini yang menjadi latar belakang pentingnya penelitian dilakukan, rumusan permasalahan, dan tujuan penelitian. 6. Metode Mendeskripsikan secara singkat dan padat tentang metode penelitian yang digunakan termasuk kespesifikan bahan dan alat, pengambilan contoh (kualifikasi dan cacah), cara pengukuran, desain penelitian, tahapan cara kerja, parameter, dan analisis data. 7. Hasil dan Pembahasan Menyajikan hasil yang diperoleh secara singkat dan dapat didukung oleh ilustrasi berupa tabel, gambar atau deskripsi kualitatif. Pembahasan dibuat dengan menitikberatkan pada hubungan sebab-akibat, keterkaitan antara teori dan hasil penelitian terdahulu yang mirip dan sejenis. Penulis diharapkan berani untuk menilai kelebihan dan kekurangan hasil penelitian yang diperoleh dengan cara memperbandingkan hasil penelitian dengan hipotesis, standar mutu, dan atau hasil penelitian terdahulu yang sejenis atau mirip melalui pencantuman dan penggunaan pustaka acuan primer dalam pembahasan. Dampak dari penelitian yang dilakukan perlu juga diuraikan pada akhir pembahasan. 8. Kesimpulan Kesimpulan menggambarkan atau memberi jawaban atas permasalahan atau tujuan penelitian, dan bukan sebagai rangkuman hasil penelitian. Kesimpulan dibuat singkat, jelas, bersifat kualitatif dan umum, dan ditulis dalam paragraf. 9. Saran (jika diperlukan) Saran berisi hal-hal penting dalam upaya penelitian lebih lanjut maupun dalam tahap implementasi. 10. Ucapan terima kasih (jika diperlukan) Ditujukan kepada instansi dan atau orang yang berjasa besar terhadap penelitian yang dilakukan dan ditulis dalam 1 paragraf maksimum 50 kata. 11. Ilustrasi Ilustrasi berguna untuk memberikan informasi yang lebih efektif dalam menjelaskan hubungan antarpeubah. Ilustrasi dapat berupa gambar (grafik, diagram alir, bagan, foto atau peta) dan tabel yang merupakan bagian dari naskah serta dapat berdiri sendiri sehingga harus diberi keterangan yang jelas. Setiap ilustrasi yang dibuat harus dirujuk dalam naskah utamanya. Tidak diperkenankan mencantum- kan garis pinggir pada gambar. Ilustrasi yang tidak dibuat dalam format naskah lunak, harus disertakan secara lepas dengan kualitas gambar yang baik. Contoh penyajian ilustrasi berupa gambar dan tabel dapat dilihat sebagai berikut: 500 400 300 200 100 0 10 20 50 30 40 60 70 Persen guna la han rura l (% ) 80 90 100 Gambar 1 Bid-rent nilai tanah berdasarkan harga jual tanah pada lahan permukiman dan lahan pertanian di Kawasan Bandung Utara. Lahan permukiman (―) dan pertanian (----). Tabel 1 Pengaruh interaksi antara konsentrasi dengan lama perendaman asam sulfat yang diikuti dengan perendaman air pada suhu kamar selama 1 × 24 jam terhadap potensi tumbuh, daya berkecambah, dan kecepatan tumbuh benih panggal buaya Unit tolok ukur* Potensi tumbuh (%) Daya berkecambah (%) Kecepatan tumbuh (%KN etmal -1) Konsentrasi (%) 75 85 95 75 85 95 75 85 95 30 1,50e 15,30b 40,70a 1,50f 15,00b 39,07a 0,04g 0,40cd 0,70ab 60 4,70de 29,70a 36,30a 4,30def 29,07a 36,30a 0,14efg 0,90a 0,61bc Lama perendaman (menit) 90 120 2,00e 2,00e 8,00cd 4,30de b 19,30 13,00bc f 2,00 2,00f cd 7,70 4,30def b 18,70 12,70b efg 0,08 0,07efg ed 0,25 0,14efg bc 0,51 0,40cd 150 2,00e 3,30de 4,70de 2,00f 3,30def 4,30def 0,06fg 0,12efg 0,15efg 180 - 2,30e 7,00cd - 2,30ef 7,00cde - 0,07fg 0,23def * dihitung pada hari ke-114 - tidak ada yang tumbuh Angka-angka pada masing-masing tolok ukur yang diikuti oleh huruf yang sama tidak berbeda nyata menurut DMRT pada taraf 5% 12. Daftar Pustaka Acuan pustaka yang digunakan dalam naskah ditulis dengan format nama keluarga diikuti tahun penerbitan yang ditulis dalam tanda kurung (acuan pustaka pada awal kalimat) atau nama keluarga diikuti tahun penerbitan sumber informasinya serta diapit oleh tanda kurung (acuan pustaka pada akhir kalimat). Pada pustaka dengan dua penulis, dituliskan kata hubung dan di antara nama penulis (acuan pustaka dalam alinea) atau dihubungkan tanda & di antara nama penilis (acuan pustaka diapit tanda kurung). Jika terdapat lebih dari dua penulis, maka cukup dituliskan nama penulis pertama diikuti et al. diikuti tahun penerbitan sumber informasinya. Daftar pustaka memuat acuan pustaka yang digunakan dalam naskah dan ditulis dengan format nama keluarga dan tahun terbitnya, yang diurut berdasar huruf depan nama penulis pertama. Acuan pustaka yang digunakan maksimal berasal dari acuan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (diharapkan ada minimal satu dari Jurnal Manajemen Hutan Tropika). Daftar lengkap acuan pustaka disusun menurut abjad, diketik satu spasi, dengan tata cara penulisan seperti contoh-contoh berikut: Jurnal Hendarto AK. 2003. Proyek kehutanan sosial dan penganggaran berwawasan gender: suatu ulasan teoritis. Jurnal Hutan Rakyat 5(3):1–15 . Jaya INS, Kobayashi S, Saleh MB. 2006. Feasibility of multidate Landsat-5 data for monitoring forest plantation using principal component algorithm. Jurnal Manajemen Hutan Tropika 12(1):7–17. Verburg PH et al. 2006. Analysis of the effects of land use change on protected areas in Philippines. Applied Geography 26:153–173. Buku Buongiorno J. 2003. Decision Methods for Forest Resource Management. California: Academic Press. Draper NR, Smtih H. 1992. Analisis Regresi Terapan. Sumantri B, penerjemah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Terjemahan dari: Applied Regression Analysis. [Dephut] Departemen Kehutanan. 2009. Eksekutif Data Strategis Kehutanan. Jakarta: Departemen Kehutanan RI. Artikel dalam buku Webb H. 2001. Creation of digital terrain models using analytical photogrammetry and their use in civil engineering. Di dalam: Petrie G, Kennie TJM, editor. Terrain Modeling in Surveying and Civil Engineering. New York: McGraw-Hill Inc. hlm 73– 84. Artikel dalam Prosiding Rahmat M, Sumadi A, Hidayat AB. 2007. Pendugaan serapan karbon hutan tanaman Acacia crassicarpa umur 2 dan 3 tahun di HTI PT SBA Wood Industries. Di dalam: Prodising Workshop Sintesa Hasil Litbang Hutan Tanaman; Bogor, 14 Desember 2007. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. hlm 293–245. Yovi EY, Takimoto Y, Matsubara C. 2007. Promoting alternative physical load measurement method: Approaching %VO2 max through HR. Di dalam: Proceedings of Agriculture Ergonomics Development Conference; Kuala Lumpur, 26–29 November 2007. hlm 309–314. Tesis/Disertasi Kartodihardjo H. 1998. Peningkatan kinerja pengusahaan hutan produksi melalui kebijakan penataan kelembagaan [disertasi]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Silvina M. 2004. Komposisi dan keanekaragaman jenis tumbuhan pada daerah tepi kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Paten Muchtadi TR, penemu; Institut Pertanian Bogor. 9 Mar 1993. Suatu proses untuk mencegah penurunan beta karoten pada minyak sawit. ID 0 002 569 Informasi dari internet Radhir T. 2005. Watershed management: Problem solving reference. http://madras.fnr.umass. edu/ WIS/presentation/Manual4_1. pdf [25 Agustus 2006]. 13. Draf cetak dan cetak lepas (off print) Draft cetak naskah yang sudah diedit oleh Editor akan dikirim ke penulis untuk dikoreksi kembali dan disetujui. Penulis akan mendapat 5 eksemplar cetak lepas dan 2 eksemplar Jurnal Manajemen Hutan Tropika.

Recommended Posts

randomposts

Postingan Populer