POTENSI BISNISJAMBU KRISTAL BAGI PETANI DI DESA BANTARSARI (EMA WULANDARI, MULYANI)
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Data
Dari wawancara yang dilakukan dengan bapak Dzuhri Zulfikar dapat didapatkan beberapa hasil, yaitu sebagai berikut :
1. Awal mula bapak Dzuhri Zulfikar mengetahui tentang jambu kristal dari
seminar yang diadakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).
2. Para petani di desa Bantarsari termasuk bapak Dzuhri Zulfikar tertarik menekuni usaha jambu kristal karena usaha tersebut mempunyai peluang bisnis yang menjanjikan baik dari segi ekonomi dan pemasarannya pun jelas.
3. Bapak Dzuhri Zulfikar sendiri telah menekuni usaha jambu kristal ini selama 1,5 tahun.
4. Banyak keunggulan yang dimiliki jambu kristal dibandingkan dengan jambu biji lainnya yaitu buahnya renyah seperti buah peer, berbuah terus-menerus (continue) dan mempunyai biji yang sedikit.
5. Berbisnis jambu kristal jelas sangat menguntungkan dibandingkan dengan berbisnis jambu biji lainnya karena dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar yaitu sekitar Rp. 300.000.000,00/tahun untuk tanah seluas 1 ha.
6. Jambu kristal dipanen setiap 5 hari sekali jadi dalam satu bulan para petani di desa Bantarsari dapat memanen sekitar 6 kali.
7. Pemasaran yang dilakukan oleh para petani di desa Bantarsari dan bapak Dzuhri Zulfkar yaitu dengan cara menyalurkan jambu kristal yang sudah dipanen ke Botani Square, Swalayan dan Supermarket.
8. Dalam hal pemasaran tidak hanya dilakukan didalam negeri saja, tetapi jambu kristal juga dapat di eksport ke 15 negara besar didunia diantaranya Iran, Bangladesh, Swedia, dll.
9. Bapak Dzuhri Zulfikar sendiri yang memiliki sebidang tanah seluas 2000 m2 dapat mendapatkan omset Rp. 3.000.000,00/bulan.
10.Dalam menekuni usaha jambu kristal potensi kegagalan dan kerugian sangatlah kecil karena seperti yang dialami bapak Dzuhri Zulfikar sendiri selama 1,5 tahun beliau belum mengalami kerugian sama sekali.
B. Pembahasan
Bagi para petani di desa Bantarsari, menekuni usaha jambu kristal memiliki potensi bisnis yang cukup menjanjikan karena jambu kristal memiliki keunggulan-keunggulan diantaranya:
Dari segi rasa : jambu kristal memiliki rasa yang manis dan renyah seperti buah peer
Dari segi ekonomi : berbisnis jambu kristal memiliki keuntungan yang sangat besar, contohnya dengan luas tanah 1 ha dapat menghasilkan keuntungan
Rp. 300.000.000,00/tahun.
Jambu kristal berbuah tidak mengenal musim, berbuah terus-menerus (continue), dalam waktu 1 bulan dapat memetik hasil (panen) sampai 6 kali.
Menekuni usaha jambu kristal sangat menjanjikan karena dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar, walaupun untuk perawatan tanaman jambu kristal tergolong sedikit rumit dan susah akan tetapi itu semua tidak seberapa dengan keuntungan yang didapatkan. Untuk cara perawatannya sendiri ketika tanaman jambu kristal masih kecil pupuk yang di pakai adalah pupuk MPK yang setiap pohonnya di berikan sebanyak 2 ons/pohon dan ketika mulai tumbuh besar pupuk MPK di ganti dengan pupuk kandang yang di berikan setiap 3 bulan sekali. Setiap pembelian pupuk kandang di butuhkan biaya sebesar Rp.1.000.000,00. Di dalam kebun seluas 2000 m2 tersebut dapat di tanami kurang lebih 500 buah pohon jambu kristal, dan setiap musim panen tiba buah yang dapat di ambil sekitar 3-5 buah/pohonnya, yang setiap buahnya memiliki berat antara 200gr-500gr/buah. Jambu kristal juga memiliki harga yang bervariatif, itu semua disebabkan karena karakteristik dan kualitas yang dimiliki jambu kristal itu sendiri, harga pasarannya dibedakan menjadi beberapa grade diantaranya pada grade A harganya berkisar sekitar Rp.5000,00/kg, grade B harganya berkisar sekitar Rp.10.000,00/kg dan grade C harganya berkisar sekitar Rp.15.000,00/kg. Harga grade C merupakan harga yang paling tinggi di pasaran, karena kualitas jambu kristal pada grade C merupakan kualitas jambu kristal yang terbaik.
Bagi petani di desa Bantarsari jambu kristal mempunyai potensi bisnis yang menjanjikan dan harus tetap dibudidayakan, petani di desa Bantarsari sekarang kebanyakan menekuni usaha jambu kristal karena di desa Bantarsari memiliki suhu yang cocok untuk penanaman jambu kristal dan juga memiliki tanah yang subur serta memungkinkan untuk penanaman jambu kristal. Mereka mengetahui tentang tata cara memulai bisnis jambu kristal dari penyuluhan yang diadakan oleh bapak Dzuhri Zulfikar sebagai pelopor sekaligus orang pertama yang menekuni usaha jambu kristal di desa Bantarsari. Beliau sendiri mengetahui informasi mengenai jambu kristal dari seminar yang telah diadakan oleh IPB, beliau sudah menekuni usaha ini selama 1,5 tahun sejak tahun 2009 dengan mengandalkan sebidang tanah seluas 2000 m2 dan dengan modal awal Rp. 30.000.000,00 yang dapat menghasilkan omset berlipat-lipat sampai dengan Rp. 3.000.000,00/bulan.
Jambu kristal sendiri dapat dipanen sekitar 5 hari sekali, dan dalam satu bulan dapat dipanen sampai 6 kali. Pemasaran jambu kristal dapat di pasarkan ke berbagai tempat seperti pasar-pasar Swalayan, Botani Square, kantor taiwan dan sebagainya, serta jambu kristal juga dapat di ekspor ke luar negeri seperti: Iran, Swedia, Bangladesh dan lain-lain. Hasil dari pemasaran jambu kristal dapat menghasilkan Rp. 300.000.000,00/tahum umtuk tanah seluas 1 ha, menekuni usaha jambu kristal disamping dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar dan juga memiliki peluang yang sangat kecil dalam hal kerugian dan kegagalan.
Pemasaran jambu kristal sangatlah jelas, seperti yang dapat dilihat pada diagram di bawah ini :
foto-foto
foto-foto