Senyawa Koordinasi
Bab 12
Senyawa Koordinasi
http://chem.fmipa.ipb.ac.id
Dept. Kimia FMIPA IPB
Cisplatin (cis-Pt(NH3)2Cl2)
Cisplatin menghancurkan sel kanker untuk
bereproduksi dengan mengubah konfigurasi DNAnya
Dept. Kimia FMIPA IPB
Ikthisar
Sumber: Chang Bab 20
Kimia Logam Transisi
1
Senyawa Koordinasi
2
Isomerisasi Senyawa Koordinasi
3
Penerapan Kimia Koordinasi
4
Dept. Kimia FMIPA IPB
Kimia Logam Transisi
Logam transisi memiliki subkulit d yg tidak terisi
penuh atau mudah membentuk ion-ion dengan
subkulit d yg tidak terisi penuh. Ini menyebabkan
beberapa sifat khas, yaitu:
Memiliki warna yg unik
Pembentukan senyawa paramagnetik
Aktivitas katalitik
Cenderung membentuk ion kompleks
Dept. Kimia FMIPA IPB
Kimia Logam Transisi
Logam-logam Transisi
Dept. Kimia FMIPA IPB
Kimia Logam Transisi
Konfigurasi elektron dan sifat lain dari logam transisi baris pertama
Dept. Kimia FMIPA IPB
Dept. Kimia FMIPA IPB Kimia Logam Transisi
Bilangan oksidasi logam transisi baris-pertama
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Senyawa koordinasi umumnya terdiri atas ion
kompleks dan ion lawan
Ion kompleks adalah ion yang mengandung kation
logam pusat yang berikatan dengan satu atau
lebih ion atau molekul (ligan).
kation
logam ligan
pusat
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Atom dalam suatu ligan yang terikat langsung
dengan atom logam disebut atom donor
Bilangan koordinasi dalam suatu senyawa
koordinasi adalah banyaknya atom donor di
seputar atom logam pusat dalam ion kompleks
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Bergantung pada banyaknya atom donor, ligan
digolongkan menjadi:
Ligan unidentat (1 atom donor 1 peb)
Ligan bidentat (2 atom @ donor 1 peb )
Ligan polidentat (lebih dari 2 atom @ donor 1 peb)
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Jenis Ligan Unidentat
Rumus Nama Rumus Nama Rumus Nama
Netral Anion
F‐
NO2‐
OH2 Akua Nitro Floro
OCO22‐ Cl‐
NH3 Amina Karbonato Kloro
ONO‐ Br‐
CO Karbonil Nitrito Bromo
CN‐ I‐
NO Nitrosil Siano Iodo
SCN‐ O2‐
NH2CH3 Metilamina Tiosianato Okso
NCS‐
NC6H5 Piridina Isotiosianato
OH‐ Hidrokso
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Ligan polidentat
Ligan bidentat
Ligan bidentat dan polidentat disebut juga
agen pengelat. Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Jenis ligan multidentat lainnya -
-
N
N
2
2
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Penulisan rumus senyawa Koordinasi
1. Penulisan: bermuatan positif terlebih dahulu baru yang
bermuatan negatif.
2. Dalam tiap ion kompleks atau kompleks netral: atom
pusat (logam) dituliskan dahulu, disusul ligan bermuatan
negatif lalu ligan netral dan terakhir ligan bermuatan
positif.
Penulisan ligan yang bermuatan sejenis diurutkan
berdasarkan abjad dalam bahasa inggris dari tiap simbol
pertama ligan
3. Baik ion kompleks maupun kompleks netral dituliskan
dalam kurung siku
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Tentukan bilangan oksidasi atom logam pusat yang terkoordinasi
dalam senyawa berikut:
a. K[Co(CN)4(NH3)2]
b. [Os(CO)5]
c. Na[Co(OH)3(H2O)3]
Penyelesaian
a. Biloks K = +1 maka muatan ion kompleks = -1.
muatan ligan NH3 = 0 dan CN = -1, maka biloks atom logam pusat =
(2 x 0) + (4 x -1) + (X) = -1; X = +3
b. Muatan ligan CO = 0 maka muatan senyawa kompleks = 0 berarti
biloks Os = 0
c. Biloks Na = +1 maka muatan ion kompleks = -1
muatan ligan H2O = 0 dan OH = -1, maka biloks atom logam pusat =
(3 x 0) + (3 x -1) + (X) = -1; X = +2
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Tatanama senyawa koordinasi
1. Penamaan: ion bermuatan positif lalu bermuatan negatif.
2. Nama ion kompleks: ligan dahulu lalu ion logam pusatnya.
3. Urutan penamaan ligan: abaikan muatan ligan & urutkan
berdasarkan urutan abjad nama ligan dalam bahasa
Inggrisnya tetapi nama ligan tetap dituliskan dalam bahasa
Indonesia
4. Aturan umum nama ligan:
ligan bermuatan negatif: diberi akhiran -o dari nama
dasarnya (Cl-: klorida menjadi kloro)
ligan bermuatan positif: diberi akhiran ium dari nama
dasarnya ( NH4+: amonium)
ligan bermuatan netral, diberi nama sesuai
molekulnya, kecuali beberapa ligan Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Tatanama senyawa koordinasi
5. Jumlah tiap jenis ligan dalam awalan Yunani. di-,
tri-, tetra-, penta-, dan heksa-. Jika ligannya
bidentat/polidentat, kita gunakan awalan bis(2),
tris(3), dan tetrakis(4) untuk menyatakan ligan yg
ada.
6. Biloks logam pusat ditulis setelah nama logam
tersebut dalam tanda kurung dengan angka
romawi.
7. nama logam pada ion kompleks bermuatan negatif
di beri akhiran –at.
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Soal latihan
Tulis nama sistematik untuk:
a) [Cr(H2O)4Cl2]Cl
b) [Co(en)3]SO4
Jawab:
a) Tetraakuodiklorokromium(III) klorida
b) tris(etilenadiamina)kobalt(II) sulfat
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Tafsirkan rumus senyawa kompleks dari nama-nama
senyawa di bawah ini:
a. natrium trikarbonatokobaltat(3-)
b. diaminadiakuodikloroplatinum(2+)bromida
c. natrium tetranitratoborat(1-)
Penyelesaian
a. Muatan ion kompleks = -3 diperlukan 3 kation Na
rumus senyawanya = Na3[Co(CO3)3]
b. Muatan ion kompleks = +2 diperlukan 2 anion Br
rumus senyawanya = [PtCl2(NH3)2(H2O)2]Br2
c. Muatan ion kompleks = -1 diperlukan 1 kation Na
rumus senyawanya = Na[B(NO3)4]
Dept. Kimia FMIPA IPB
Senyawa Koordinasi
Geometri senyawa koordinasi
Struktur
Bilangan koordinasi
Linear
2
4 Tetrahedral atau
segi empat planar
6 Oktahedral Dept. Kimia FMIPA IPB
Isomerisasi Senyawa Koordinasi
Struktur
1. Isomer ionisasi
2. Isomer ikatan
Dept. Kimia FMIPA IPB
Isomerisasi Senyawa Koordinasi
Struktur
3. Isomer akua
4. Isomer koordinasi
Dept. Kimia FMIPA IPB
Isomerisasi Senyawa Koordinasi
Ruang
1. Isomer geometri (cis- dan trans-)
cis trans
2. Isomer optik
Dept. Kimia FMIPA IPB
Penerapan Kimia Koordinasi
1. Proses fotografi
[Ag(S2O3)2]3- + Br-
AgBr (p) + S2O32-
2. Proses penyepuhan
Anoda : Cu + 3CN- [Cu(CN)3]2- + e-
katoda : [Cu(CN)3]2- + e- Cu + 3CN-
3. Metalurgi emas
ekstraksi Au di alam dengan proses pengkompleksan
oleh CN-
4Au(p) + 8CN- + O2 + 2H2O 4[Au(CN)2]- + 4OH-
2[Au(CN)2]-(aq) + Zn(p) 2Au(p) + [Zn(CN)4]2-(aq)
Dept. Kimia FMIPA IPB
Penerapan Kimia Koordinasi
4. Pengolahan air
menghilangkan logam tertentu dalam air dengan
cara pengkelatan
pengkelatan besi dengan EDTA
Fe2+ + EDTA [Fe(EDTA)]2-
[Fe2+] dalam air <<< tak menimbulkan
endapan walaupun ditambahkan basa
5. Membersihkan darah
pengikatan ion Ca2+ dalam darah dengan EDTA
6. Menghilangkan logam berat dalam tubuh
logam berat beracun seperti Hg dan Pb dapat
dikompleks dengan EDTA Dept. Kimia FMIPA IPB
Latihan Soal
1. Tunjukkan bagaimana ion glisinat (H2N-CH2-COO-) dapat bertindak
sebagai ligan bidentat. Gambarkan diagram Lewisnya! Atom apa
(dalam glisinat) yang akan mengikat ion logam
2. Tuliskan rumus kimia yang sesuai dengan senyawa berikut ini.
a. natrium tetrahidroksozingkat(II)
b. diklorobis(etilenadiamina)kobalt(III) nitrat
c. triakuabromoplatinum(II) klorida
3. Tentukan nama sistematik untuk setiap senyawa berikut:
a. NH4[Cr(NCS)4(NH3)2]
b. [Tc(CO)5]
c. K[Mn(CN)5]
4. Tentukan bilangan oksidasi atom logam pusat pada senyawa
kompleks no. 2 dan 3
Dept. Kimia FMIPA IPB
http://chem.fmipa.ipb.ac.id
Dept. Kimia FMIPA IPB