SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SALAMI PROBIOTIK DENGAN KOMBINASI KULTUR BAKTERI ASAM LAKTAT
SKRIPSI
RAHMADHANI PUSPITASARI
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL TERNAK
FAKULTAS PETERNAKAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
RINGKASAN
RAHMADHANI PUSPITASARI. D14204063. 2008. Sifat Fisik, Kimia dan
Organoleptik Salami Probiotik dengan Kombinasi Kultur Bakteri Asam Laktat.
Skripsi. Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan,
Institut Pertanian Bogor.
Pembimbing Utama
Pembimbing Anggota
: Irma Isnafia Arief, S.Pt., M.Si.
: Tuti Suryati, S.Pt., M.Si.
Salami probiotik merupakan salah satu produk diversifikasi dari sosis
fermentasi dan berfungsi sebagai pangan fungsional. Penambahan bakteri probiotik
dalam salami diharapkan dapat bertahan dalam saluran pencernaan sehingga mampu
menjaga keseimbangan mikroflora usus. Kemampuan dan sifat yang dimiliki oleh
masing-masing isolat sangat bervariasi, hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor
diantaranya kondisi lingkungan pertumbuhan. Seleksi BAL dilakukan agar diperoleh
isolat yang potensial sebagai probiotik. Penelitian ini menggunakan kultur 1A5 yang
merupakan Lactobacillus sp, sedangkan kultur 2B2 dan 2B4 adalah kultur
Lactobacillus fermentum. Ketiga bakteri tersebut didapat dari hasil isolasi berbagai
pasar yaitu starter 1A5 didapat dari pasar Anyar 1 dengan masa simpan 12 jam dan
starter 2B2 serta 2B4 dari pasar Gunung Batu dengan masa simpan 34 jam (Arief et
al., 2006). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik, kimia dan
organoleptik salami probiotik berdasarkan beberapa kombinasi kultur. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2008 di Bagian Ilmu Produksi Ternak
Ruminansia Besar dan di Bagian Ilmu Produksi Ternak Perah, Fakultas Peternakan,
Institut Pertanian Bogor dan Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi (PAU), Institut
Pertanian Bogor.
Penelitian ini terdiri atas dua tahapan yaitu penelitian tahap I yang meliputi
pembiakan kultur starter bakteri asam laktat terpilih yang mempunyai potensi
probiotik, dan penelitian tahap II meliputi pembuatan salami probiotik dan pengujian
terhadap kualitas fisik, kimia dan uji organoleptik salami probiotik. Rancangan yang
digunakan adalah rancangan acak lengkap yaitu dua kombinasi kultur starter yang
berbeda sebagai perlakuan dengan tiga kali ulangan, data diambil secara duplo,
sehingga terdapat 6 data untuk masing-masing peubah yang diukur. Perlakuan yang
diberikan yaitu (1) salami kombinasi kultur starter : bakteri asam laktat kandidat
probiotik 1A5 dan 2B4, dan (2) salami kombinasi kultur starter : bakteri asam laktat
kandidat probiotik 1A5 dan 2B2. Peubah yang diamati berupa nilai pH, daya iris,
total asam tertitrasi, kadar air, kadar protein, kadar lemak dan sifat organoleptik
(warna, aroma, tekstur, rasa dan penampakan umum). Hasil yang diperoleh
menunjukkan baik kualitas fisik, maupun kimia salami probiotik tidak dipengaruhi
oleh kombinasi kultur. Hasil pengujian hedonik yang dilakukan menunjukkan bahwa
panelis lebih menyukai salami probiotik dengan kombinasi kultur bakteri asam laktat
1A5+2B2 terutama pada penampakan umum dan rasa.
Kata-kata kunci : salami, probiotik, kombinasi kultur
ABSTRACT
Physical, Chemical and Sensory Properties of Probiotic Salami by Combination
of Culture Lactic Acid Bacteria
Puspitasari, R., I. I. Arief, T. Suryati
Salami probiotic is one of product diversification as functional food. The addition of
probiotics in salami will increase the functional value of the product related
especially for health in gastrointestinal track. The aim of this research was to
evaluated physical, chemical and sensory properties of probiotic salami from
produced by different combined of Lactobacillus sp 1A5 and Lactobacillus
fermentum 2B2 and 2B4. Experimental design was used as the randomized complete
design with three times replication. The treatments were (1) salami with
combination starter culture : LAB candidate of probiotic 1A5 and 2B4, and (2)
salami with combination starter culture : LAB candidate of probiotic 1A5 and 2B2.
The evaluated parameters were pH value, shear force, totalize titration acid, water
content, fat content, protein content and sensory characteristics. The result of this
study showed that the quality of physical and chemistry were not significantly
effected by mixed culture. The hedonic test showed that the most panelist accepted
the salami probiotic with mixed culture 1A5+2B2.
Keywords : salami, probiotic, mixed culture
SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SALAMI
PROBIOTIK DENGAN KOMBINASI KULTUR
BAKTERI ASAM LAKTAT
RAHMADHANI PUSPITASARI
D14204063
Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Sarjana Peternakan pada
Fakultas Peternakan
Institut Pertanian Bogor
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL TERNAK
FAKULTAS PETERNAKAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
SIFAT FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SALAMI
PROBIOTIK DENGAN KOMBINASI KULTUR
BAKTERI ASAM LAKTAT
Oleh
RAHMADHANI PUSPITASARI
D14204063
Skripsi ini telah disetujui dan disidangkan di hadapan
Komisi Ujian Lisan pada tanggal 15 Agustus 2008
Pembimbing Utama Pembimbing Anggota
Irma Isnafia A, S.Pt., M.Si. Tuti Suryati, S.Pt., M.Si.
NIP. 132 243 330 NIP. 132 159 706
Dekan Fakultas Peternakan
Institut Pertanian Bogor
Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc. Agr.
NIP. 131 955 531
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan pada tanggal 21 Mei 1987 di Jakarta, DKI Jakarta. Penulis
merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan (alm) Bazari Cholil dan
Wiwiek Tarwiyati sebagai anak pertama dari dua bersaudara.
Pendidikan dasar penulis ditempuh di SDN Larangan Utara 04 Ciledug dan
lulus pada tahun 1998. Pendidikan lanjutan menengah pertama diselesaikan pada
tahun 2001 di SLTPN 29 Jakarta dan pada tahun 2004 penulis menyelesaikan
pendidikan lanjutan menengah atas di SMUN 74 Jakarta. Penulis diterima sebagai
mahasiswa pada program studi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi
dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor melalui
jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI).
Selama mengikuti pendidikan, penulis aktif di HIMAPROTER (Himpunan
Mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan) periode 2006-2007, Fakultas
Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Penulis juga pernah menjadi asisten praktikum
pada mata kuliah Ilmu dan Teknologi Pengolahan Daging.
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahi Rabbil`alamin, puji dan syukur penulis panjatkan kepada
Allah SWT yang telah memberikan rahmat, karunia dan hidayah-Nya sehingga
penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi berjudul “Sifat Fisik, Kimia dan
Organoleptik Salami Probiotik dengan Kombinasi Kultur Bakteri Asam
Laktat” ini merupakan salah satu pelaksanaan penelitian hasil pendanaan dari
program Hibah Kompetisi A2 Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan.
Skripsi ini berisi tentang pengolahan daging dengan fermentasi dan
penambahan probiotik. Probiotik merupakan suplemen mikroba hidup yang
memberikan efek positif manusia dengan memperbaiki keseimbangan mikroflora
usus. Kombinasi kultur dilakukan untuk mendapatkan strain yang paling berpotensi
sebagai probiotik. Skripsi ini merupakan hasil penelitian tentang pengaruh kombinasi
kultur bakteri asam laktat terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik salami
probiotik.
Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini belum sempurna. Namun
demikian, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada
umumnya dan penulis khususnya. Selama masyarakat masih membutuhkan pangan,
diversifikasi produk akan terus berjalan untuk memberikan pilihan kepada
masyarakat.
Bogor, Juli 2008
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
RINGKASAN ...................................................................................... i
ABSTRACT ......................................................................................... iii
RIWAYAT HIDUP .............................................................................. iv
KATA PENGANTAR .......................................................................... v
DAFTAR ISI ........................................................................................ vi
DAFTAR TABEL ................................................................................ vii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................... ix
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................ x
PENDAHULUAN ................................................................................ 1
Latar Belakang......................................................................... . 1
Tujuan ..................................................................................... . 2
TINJAUAN PUSTAKA ...................................................................... . 3
Daging ..................................................................................... . 3
Bakteri Asam Laktat sebagai Probiotik .................................... . 3
Fermentasi ............................................................................... . 5
Sosis Fermentasi ...................................................................... . 6
Komposisi Salami .................................................................... . 7
Daging ......................................................................... .. 7
Lemak .......................................................................... .. 7
Bahan Tambahan.......................................................... .. 7
Casing (Selongsong Sosis) .......................................... .. 9
Pengasapan .............................................................................. . 10
METODE ............................................................................................. 13
Lokasi dan Waktu .................................................................... . 13
Materi ...................................................................................... . 13
Rancangan Percobaan .............................................................. . 13
Prosedur .................................................................................. . 14
Peubah yang Diamati ............................................................... . 17
HASIL DAN PEMBAHASAN................................................................. 22
Penelitian Tahap I .................................................................... . 22
Penelitian Tahap II .................................................................... . 23
Nilai pH dan Total Asam Tertitrasi (TAT) .................... .. 24
Daya Iris ...................................................................... .. 27
Kadar Air ..................................................................... .. 28
Kadar Protein ............................................................... .. 29
Kadar Lemak ................................................................ .. 29
Uji Organoleptik .......................................................... .. 30
KESIMPULAN ....................................................................................
34
Kesimpulan............................................................................... .. 34
Saran......................................................................................... .. 34
UCAPAN TERIMA KASIH ............................................................... .. 35
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................... .. 36
LAMPIRAN... ..................................................................................... .. 40
DAFTAR TABEL
Nomor
1. Formulasi Adonan Salami Probiotik yang Digunakan ................. ..
2. Hasil Pewarnaan Gram...................................................
Halaman
16
22
3. Nilai Rataan pH dan TAT Salami Probiotik ............................... .. 24
4. Nilai Rataan Kadar Air, Protein dan Lemak Salami Probiotik ..... .. 28
5. Nilai Rataan Uji Hedonik Salami Probiotik ................................ .. 30