renungan bulan puasa
Dikutip dari 30 Renungan Ramadhan oleh Syaikh 'Aidh Abdullah Al Qarni
Berbekallah untuk perjalanan yang pasti kau lalui
Karena sesungguhnya kematian telah ditetapkan waktunya untuk hamba-hamba
Apakah engkau rela menjadi teman suatu kaum yang memiliki bekal
Sedang engkau sendiri tak berbekal?
Betapa cepat usia habis, betapa cepat hari berlalu dan betapa cepat malam berganti
Detak hati seseorang berkata pada dirinya bahwa hidup itu hanya beberapa menit dan detik
Ingatlah kematian sebelum kau mati
Karena sesungguhnya mengingat itu bagi manusia merupakan usia kedua
Wahai orang-orang yang menyia-nyiakan umur
Ia tidak bisa diganti dan bila berlalu tak dapat pula dikembalikan
Kau habiskan usiamu dalam kerugian
Itu adalah perbuatan yang akan mendatangkan petaka
Wahai Tuhan, ampunanMulah yang didamba
Wahai Dia yang seluruh makhluk bergantung kepadaNya
Saat semua pintu telah tertutup
Aku melihat pintuMu terbuka lebar
Berbekallah untuk perjalanan yang pasti kau lalui
Karena sesungguhnya kematian telah ditetapkan waktunya untuk hamba-hamba
Apakah engkau rela menjadi teman suatu kaum yang memiliki bekal
Sedang engkau sendiri tak berbekal?
Betapa cepat usia habis, betapa cepat hari berlalu dan betapa cepat malam berganti
Detak hati seseorang berkata pada dirinya bahwa hidup itu hanya beberapa menit dan detik
Ingatlah kematian sebelum kau mati
Karena sesungguhnya mengingat itu bagi manusia merupakan usia kedua
Wahai orang-orang yang menyia-nyiakan umur
Ia tidak bisa diganti dan bila berlalu tak dapat pula dikembalikan
Kau habiskan usiamu dalam kerugian
Itu adalah perbuatan yang akan mendatangkan petaka
Wahai Tuhan, ampunanMulah yang didamba
Wahai Dia yang seluruh makhluk bergantung kepadaNya
Saat semua pintu telah tertutup
Aku melihat pintuMu terbuka lebar
Komentar