Kesuksesan Karier yang Diridhai Allah
oleh Mai Zivilia'n pada 03 April 2010 jam 5:56
Ada kategorisasi menarik seputar manusia sukses menurut usahawan dan motivator dunia, Robert T. Kiyosaki. Dalam bukunya The Cash Flow Quadran, Kiyosaki mengatakan, manusia dalam hal sukses secara materi selalu bertentangan dengan waktu. Sehubungan dengan itu, Kiyosaki berpandangan bahwa manusia terbagi menjadi empat macam, yakni:
1] Orang yang punya waktu, tapi tidak sukses [tidak punya uang];
2] Orang yang banyak uang, tapi tidak banyak waktu buat keluarga;
3] Orang yang tidak banyak uang dan juga tidak sukses;
4] Orang yang banyak uang dan tentunya banyak waktu untuk keluarga.
Merujuk dari kategorisasi tersebut, tentu saja kita punya nilai kesuksesan berbeda-beda, tapi kita pasti semua sepakat bahwa kategorisasi nomor 4 lah yang paling diidamkan. Tentu saja untuk mencapai idaman menjadi orang kategori nomor 4 ini harus menjalani syarat-syarat tertentu.
Dalam bukunya The Heart of 7 Awareness, trainer muda terkemuka Nanang Qosim Yusuf mengatakan, orang yang banyak waktu dan banyak kesuksesan dianjurkan pula oleh agama. Tapi bukan berarti sukses namun penuh kesengsaraan jiwa dan rohani. Oleh karena itulah Nabi Muhammad Saw memiliki karakter S-A-T-F [Shidiq-Amanah-Tabligh-Fathanah], yang menjadi anutan seluruh umatnya.
Sebagai Muslim yang berkarier dan bekerja untuk mencapai kesuksesan yang diidamkan tadi, tak pelak kita seyogyanya meneladani karakter S-A-T-F yang dimiliki Rasulullah Saw agar kita bisa terhindar dari godaan dan keinginan mendapatkan kesuksesan dengan cara tercela. Bukankah Allah berfirman, yang artinya: “….Ia mendapat pahala [dari kebajikan] yang diusahakannya dan ia mendapat siksa [dari kejahatan] yang dikerjakannya….” [QS al-Baqarah [2]: 286].
Semoga saja kesuksesan dan rezeki yang kita raih melalui karier dan pekerjaan selama ini selalu mendapatkan ridha dari Allah Swt. Âmîn. Demikianlah, Wallâhu a’lam.
Tips Berkarier & Bekerja yang Insya Allah Diridhai Allah
Ini semacam tips yang disarikan dari buku The Heart of 7 Awareness, yang ditulis Nanang Qosim Yusuf. Nanang memperkenalkan “Tiga Rahasia Sukses” yang banyak juga digunakan oleh tokoh-tokoh pembaharu dan motivator dunia. Tiga rahasia sukses itu dikenal dalam rumus 3S, sebagai berikut:
Sikap yang Benar
Trik pencapaiannya adalah:
Sikap bahwa Allah selalu bersama kita, baik dalam keadaan lapang, maupun sempit.
Selalu berpikir sedang membangun gedung besar, bukan sedang mengerjakan hal kecil tanpa makna.
Memiliki mental orang kaya dan sukses saat kondisi sedang bertolak belakang.
Semangat dan berpikir positif.
Lebih hati-hati ketika hendak berkata-kata.
Ceria dan penuh rasa humor.
Sahabat yang Benar
Dalam berkarier dan bekerja, kita senantiasa membutuhkan sahabat. Pentingnya sahabat sejati telah dicontohkan dalam kehidupan Nabi Muhammad Saw yang memiliki 4 sahabat sejati, yakni: Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abu Thalib. Karena peran empat sahabat inilah Muhammad Saw pun kian diakui keteladanannya.
Seorang Mentor Pembimbing yang Benar
Jika kita membutuhkan mentor dalam bimbingan karier, inilah beberapa kriterianya:
Rendah hati.
Carilah pelatih yang visioner.
Kerjasama.
Pelatih yang mau memberikan kritik untuk meningkatkan kualitas.
Sabar dan tekun.
Ada kategorisasi menarik seputar manusia sukses menurut usahawan dan motivator dunia, Robert T. Kiyosaki. Dalam bukunya The Cash Flow Quadran, Kiyosaki mengatakan, manusia dalam hal sukses secara materi selalu bertentangan dengan waktu. Sehubungan dengan itu, Kiyosaki berpandangan bahwa manusia terbagi menjadi empat macam, yakni:
1] Orang yang punya waktu, tapi tidak sukses [tidak punya uang];
2] Orang yang banyak uang, tapi tidak banyak waktu buat keluarga;
3] Orang yang tidak banyak uang dan juga tidak sukses;
4] Orang yang banyak uang dan tentunya banyak waktu untuk keluarga.
Merujuk dari kategorisasi tersebut, tentu saja kita punya nilai kesuksesan berbeda-beda, tapi kita pasti semua sepakat bahwa kategorisasi nomor 4 lah yang paling diidamkan. Tentu saja untuk mencapai idaman menjadi orang kategori nomor 4 ini harus menjalani syarat-syarat tertentu.
Dalam bukunya The Heart of 7 Awareness, trainer muda terkemuka Nanang Qosim Yusuf mengatakan, orang yang banyak waktu dan banyak kesuksesan dianjurkan pula oleh agama. Tapi bukan berarti sukses namun penuh kesengsaraan jiwa dan rohani. Oleh karena itulah Nabi Muhammad Saw memiliki karakter S-A-T-F [Shidiq-Amanah-Tabligh-Fathanah], yang menjadi anutan seluruh umatnya.
Sebagai Muslim yang berkarier dan bekerja untuk mencapai kesuksesan yang diidamkan tadi, tak pelak kita seyogyanya meneladani karakter S-A-T-F yang dimiliki Rasulullah Saw agar kita bisa terhindar dari godaan dan keinginan mendapatkan kesuksesan dengan cara tercela. Bukankah Allah berfirman, yang artinya: “….Ia mendapat pahala [dari kebajikan] yang diusahakannya dan ia mendapat siksa [dari kejahatan] yang dikerjakannya….” [QS al-Baqarah [2]: 286].
Semoga saja kesuksesan dan rezeki yang kita raih melalui karier dan pekerjaan selama ini selalu mendapatkan ridha dari Allah Swt. Âmîn. Demikianlah, Wallâhu a’lam.
Tips Berkarier & Bekerja yang Insya Allah Diridhai Allah
Ini semacam tips yang disarikan dari buku The Heart of 7 Awareness, yang ditulis Nanang Qosim Yusuf. Nanang memperkenalkan “Tiga Rahasia Sukses” yang banyak juga digunakan oleh tokoh-tokoh pembaharu dan motivator dunia. Tiga rahasia sukses itu dikenal dalam rumus 3S, sebagai berikut:
Sikap yang Benar
Trik pencapaiannya adalah:
Sikap bahwa Allah selalu bersama kita, baik dalam keadaan lapang, maupun sempit.
Selalu berpikir sedang membangun gedung besar, bukan sedang mengerjakan hal kecil tanpa makna.
Memiliki mental orang kaya dan sukses saat kondisi sedang bertolak belakang.
Semangat dan berpikir positif.
Lebih hati-hati ketika hendak berkata-kata.
Ceria dan penuh rasa humor.
Sahabat yang Benar
Dalam berkarier dan bekerja, kita senantiasa membutuhkan sahabat. Pentingnya sahabat sejati telah dicontohkan dalam kehidupan Nabi Muhammad Saw yang memiliki 4 sahabat sejati, yakni: Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abu Thalib. Karena peran empat sahabat inilah Muhammad Saw pun kian diakui keteladanannya.
Seorang Mentor Pembimbing yang Benar
Jika kita membutuhkan mentor dalam bimbingan karier, inilah beberapa kriterianya:
Rendah hati.
Carilah pelatih yang visioner.
Kerjasama.
Pelatih yang mau memberikan kritik untuk meningkatkan kualitas.
Sabar dan tekun.
Komentar