“Kontribusi Perikanan Budidaya dalam Industrialisasi Kelautan dan Perikanan Indonesia”

Press Release Kajian Rutin dengan Himakua Kajian rutin bersama dengan teman-teman dari Himakua dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 28 Maret 2012 pukul 19.00 di Rk. Pinus. Kegiatan kajian ini dihadiri oleh 36 orang perserta yang terdiri dari teman-teman dari Departemen BDP, Departemen MSP, Departemen PSP, Departemen THP, Departemen ITK, DPM-C, FDC dan teman-teman FPIK lainnya. Kegiatan yang dilakukan dalam kajian kali ini yaitu membahas permasalahan yang disajikan oleh teman-teman Himakua mengenai Kontribusi Perikanan Budidaya dalam Industrialisasi Kelautan dan Perikanan Indonesia, bagaimana sih peran serta budidaya perikanan dalam industrialisasi perikanan yang merupakan program baru yang dicanangkan oleh menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia yang baru, Sharif Cicip Sutardjo. Teman-teman Himakua menyatakan bahwa industrialisasi kelautan dan perikanan dari perspektif budidaya perikanan bukan untuk profit oriented namun untuk menyeimbangkan produksi perikanan dari perikanan budidaya selain dari perikanan tangkap. Perikanan budidaya memiliki peranan yang penting diantaranya yaitu untuk meningkatkan produksi perikanan, menghindari terjadinya eksploitasi berlebihan terhadap sumberdaya perikanan yang terdapat di alam dan juga untuk melestarikan spesies ikan yang rentan akan kepunahan. Melalui budidaya perikanan ini diperkirakan akan membantu dalam mencapai target produksi yang telah ditargetkan untu menuju industrialisasi kelautan dan perikanan dan juga dapat menguasai pasar global. Masalah yang ada sekarang adalah kurangnya sumberdaya manusia yang memiliki keahlian dalam budidaya perikanan dan sulitnya mencapai cakupan industrialisasi yaitu massal, kontinyu dan seragam. Namun sayangnya produksi ikan yang melimpah, hasilnya tidak dirasakan oleh masyarakat Indonesia sendiri karena sebagian besar ikan-ikan tersebut menjadi komoditas ekspor dan ikan-ikan yang berkualitas rendah yang diberikan ke masyarakat. Hal yang perlu dilakukan adalah perlunya membuat visi perikanan Indonesia yang konsisten yang menjadi tujuan pengembangan kelautan dan perikanan Indonesia. Hal ini dikarenakan pengembangan kelautan dan perikanan Indonesia tidak pernah konsisten dan selalu berubah-ubah sehingga tidak ada tujuan yang jelas kemana kelautan dan perikanan Negara ini akan dibawa. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dilakukannya inovasi sistem dan teknologi dalam budidaya perikanan untuk menyelesaikan segala masalah yang ada, seperti mendatangkan tenaga ahli, pelatihan dalam kegiatan budidaya, manajemen wilayah perairan yang dapat dijadikan tambak sebagai wilayah perairan yangs sehat dan ideal. Koordinator Kajian Perikanan Kastrat BEM FPIK Kusm@n@ (08568106255) Kritik dan saran: kusmana.arrasyid@yahoo.com

Komentar

Recommended Posts

randomposts

Postingan Populer